Ingin memiliki wadah untuk berbagi informasi di WhatsApp tanpa khawatir terganggu oleh chat yang menumpuk? Membuat saluran WhatsApp adalah jawabannya.
Tetapi, bagaimana cara membuat saluran di WA? Tenang! Hal ini mudah dilakukan dan tergolong simple. Namun, kamu perlu memahami perbedaan saluran dengan grup biasa terlebih dahulu. Sebab, sebagian orang masih menganggap keduanya sama.
Pada dasarnya, saluran bersifat satu arah dan memiliki aturan privasi yang berbeda dengan grup biasa. Untuk selengkapnya, mari simak penjelasannya di artikel berikut.
Seperti yang telah disinggung, saluran WhatsApp merupakan ruang atau siaran satu arah di mana admin mengirim update. Ini bisa, berupa teks, video, foto, stiker, atau polling.
Pada saluran, pengikut tidak dapat membalas pesan admin secara langsung, melainkan memberikan reaksi emoji atau voting polling.
Meskipun demikian, konten saluran ini bersifat publik. Jadi, dapat ditangkap layar atau dibagikan ke luar platform. Menariknya, WhatsApp menekankan bahwa nomor telepon admin di saluran tidak akan ditampilkan kepada pengikut dan begitu pula sebaliknya.
Nah, jika tujuannya adalah untuk berdiskusi atau mengobrol dengan banyak orang, lebih baik gunakan grup. Di sisi lain, ada pula broadcast WA yang memungkinkan pengiriman pesan massal di mana nantinya bisa diterima secara personal.
Pembuatan saluran di WA sebetulnya tidak membutuhkan waktu yang lama. Sebelum membuatnya, pastikan aplikasi WhatsApp sudah versi yang terbaru.
Jika masih yang lama, biasanya tombol “Buat Saluran” belum muncul. Lalu, siapkan nama saluran, deskripsi 1-2 kalimat, serta foto profil/ikon.
Sebaiknya, buat nama saluran yang mudah dikenali dan sesuai isi atau informasi yang hendak dibagikan nantinya. Misalnya, Tips Skincare dan Bodycare atau Von Bakery.
Dengan demikian, tidak sulit dicari dan orang-orang bisa memahami isi saluran sebelum akhirnya memutuskan untuk mengikuti. Adapun cara membuat channel di WA adalah sebagai berikut.
Jika perangkatmu adalah Android, berikut ini panduan yang dapat diikuti.
Langkah-langkah untuk membuat channel di WA melalui iPhone, yaitu:
Selain Android dan iPhone, pembuatan saluran di WhatsApp juga dapat dilaksanakan dari WhatsApp Web. Berikut ini skemanya.
Setelah saluran jadi, jangan lupa untuk menambahkan foto profil dan deskripsi singkat yang telah disiapkan sebelumnya semenarik atau kreatif mungkin.
Walaupun bersifat opsional, langkah tersebut bisa meningkatkan kepercayaan orang lain terhadap saluran kamu. Kemudian, jangan ragu untuk membagikan informasi ke saluran tersebut.
Bagaimana jika salah mengunggah informasi atau konten? Jangan khawatir! Sebab, WhatsApp menyediakan pilihan untuk menghapus update yang dapat dilakukan hingga 30 hari setelah dikirim.
Baca juga: Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus, Mulai Jurus Jitunya!
Apakah saluran di WA bisa menghasilkan uang? Ini kerap kali dipertanyakan. Sebenarnya, saluran sendiri merupakan alat distribusi konten. Secara realistis, dampaknya memang tidak langsung.
Dalam hal ini, kamu bisa mengarahkan pengikut untuk memeriksa katalog produk yang ditawarkan, chat penjualan, dan checkout.
Oleh karena itu, platform ini cocok dimanfaatkan para pemilik bisnis. Melalui saluran di WA, mereka dapat membagikan informasi, berupa pengumuman, update berkala, promo, jam operasional, jadwal live, event, hingga peluncuran produk baru.
Namun, ingat bahwa saluran ini satu arah. Jadi, pengikut tidak dapat membalas update atau mengirim pesan ke admin melalui saluran.
Apabila perlu untuk memulai percakapan, seperti tanya jawab, konsultasi, atau komplain, maka arahkan ke chat personal biasa atau WhatsApp Business.
Agar saluran kamu tidak berubah menjadi spam dan chat admin lebih efisien, bedakan antara konten broadcast dengan percakapan. Di konten broadcast, bagikan informasi seputar promo, harga, atau jam operasional.
Sementara itu, konten percakapan berisi kebutuhan spesifik pengikut/konsumen, seperti metode pembayaran, pilihan size, atau alamat.
Baca juga: Cache Menumpuk? Ikuti 5 Cara Menghapus Cache di HP Berikut Ini!
Dalam operasional normal, WhatsApp menyimpan konten saluran di server hingga 30 hari dengan kemungkinan retensi yang lebih lama untuk kebutuhan hukum/keamanan.
Jika kamu memerlukan arsip permanen, misalnya daftar FAQ toko, buatlah halaman web/dokumen terpisah serta tautkan link-nya di saluran.
Itulah beberapa cara membuat saluran di WA yang dapat dijadikan sebagai referensi. Jadi, tidak perlu bingung lagi ketika ingin berbagi informasi yang seru dan bermanfaat kepada audiens secara luas.
Untuk meningkatkan kualitas konten, jangan lupa upgrade perlengkapan kamu. Cek berbagai koleksi produk berkualitas dengan harga beragam. Di Shopee, ada berbagai penawaran promo yang menarik, seperti diskon sampai voucher gratis ongkir.
Apalagi, opsi metode pembayaran yang tersedia juga variatif, mulai dari ShopeePay, transfer bank, atau COD. Dengan demikian, bisa dipilih sesuai kebutuhan maupun preferensi. Tunggu apa lagi? Cari dan dapatkan produk-produk incaran favoritmu di Shopee!
Baca juga: 7 Cara Mengosongkan Ruang Penyimpanan di HP Tanpa Hapus Aplikasi
https://shopee.co.id/inspirasi-shopee/cara-membuat-saluran-di-wa/
