Negara Amankan Rp11,42 Triliun dari Penertiban Tambang dan Kebun Ilegal, Prabowo: Banyak Ancaman
Pemerintah amankan Rp11,42 triliun dari penertiban tambang dan perkebunan ilegal. Presiden Prabowo ungkap ancaman terhadap Satgas PKH.

JATENGNETWORK.COM - Pemerintah kembali mencatat capaian signifikan dalam upaya penyelamatan keuangan negara. Melalui penertiban perkebunan dan tambang ilegal oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), negara berhasil mengamankan Rp11,42 triliun sepanjang Januari hingga April 2026.

Presiden Prabowo menegaskan capaian tersebut bukanlah hasil kerja yang mudah. Ia bahkan mengungkap adanya ancaman dan intimidasi yang dihadapi para anggota satgas di lapangan.

“Saudara-saudara, untuk itu atas nama pemerintah, atas nama negara dan bangsa, atas nama seluruh rakyat Indonesia, dan atas nama saya pribadi, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini, penghargaan saya yang sangat tinggi atas pengorbanan saudara,” ungkapnya saat Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara yang diselenggarakan di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4).

Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy A57 5G, Desain Makin Tipis, Kamera Makin Tajam

Langkah ini merupakan bagian dari operasi besar yang digagas Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa pemerintahannya. Satgas PKH dibentuk tiga bulan setelah Prabowo menerima mandat sebagai Presiden Republik Indonesia, sebagai respons atas maraknya praktik ilegal yang merugikan keuangan negara sejak lama.

“Saudara-saudara, kita faham negara kita sangat luas secara fisik, untuk memeriksa, untuk mengaudit, untuk mengecek di lapangan tidak mudah bagi kita. Bagi elite yang ada di Jakarta, di ruangan AC, tidak bisa bayangkan betapa sulitnya bekerja Satgas PKH ini,” sambungnya.

Presiden juga memahami tekanan yang dihadapi petugas, mulai dari ancaman hingga intimidasi dari pihak-pihak yang terdampak penertiban, yakni oknum yang telah menikmati keuntungan dari praktik ilegal selama bertahun-tahun.

“Dan saya mengerti saudara-saudara, karena seorang Presiden punya banyak mata dan telinga. Saya paham banyak anggota Satgas PKH yang diancam, ada juga yang diintimidasi dan sebagainya,” kata Prabowo.

Baca Juga: Final Four Proliga 2026: Garuda Jaya Masih Tanpa Kemenangan, Samator Menutup Putaran Pertama dengan Manis

Meski demikian, Prabowo menegaskan, upaya menjaga kekayaan negara merupakan tugas mulia yang harus terus diperjuangkan. Ia menyebut apa yang dilakukan Satgas PKH sebagai bentuk pengabdian dalam membela bangsa dan rakyat Indonesia.

“Bekerja di pemerintah adalah pengabdian, bekerja untuk pemerintah di pemerintah adalah pengabdian, berapa ribu kali saya harus tekankan, bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian,” jelasnya.

Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum tanpa pandang bulu. Ia mengingatkan bahwa perlawanan terhadap upaya penegakan hukum akan selalu ada.

“Semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan, semakin kita akan diserang, jangan khawatir, jangan khawatir, dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan, tidak gentar kita, rakyat percayalah, rakyat bersama kita, rakyat bangga dengan kalian, rakyat melihat, saudara-saudara sekalian,” paparnya.

Baca Juga: Ngeri! Truk Bandel di BSB City Nyelonong, Ini Klarifikasi Dishub Semarang

https://www.jatengnetwork.com/nasional/28416978903/negara-amankan-rp1142-triliun-dari-penertiban-tambang-dan-kebun-ilegal-prabowo-banyak-ancaman

Anda mungkin juga menyukai